Gara-Gara Status



Tak terasa pintu rumah telah terbayang dalam benak kita. Orang tua, kebebasan, bahkan mungkin smartphone dan PS (play station) pun ikut terbayang dalam benak kita. Ya… itulah liburan. Nama yang kita tunggu-tunggu!.

Nama yang dianggap oleh sebagian santri sebagai gerbang untuk lepas dari cengkraman peraturan yang membuat penat. Atau mungkin bagi sebagian santri, liburan adalah ajang untuk menenangkan pikiran, atau bahkan ajang untuk menjalin kembali silaturahmi dengan sanak saudara dan handai taulannya yang sudah berbulan-bulan atau bahkan sampai bertahun-tahun lamanya ia tinggal merantau.

Ketika liburan kita bukan hanya menikmati asiknya bebas dari peraturan pondok. Dalam artian, bukan berarti kesantrian kita pun kita lepaskan begitu saja. Karena dalam liburan, kita juga menanggung beban berat di pundak kita. Yaitu nama baik pondok pesantren kita. Kenapa…? Karena pasti di masyarakat yang diperhatikan adalah tingkah laku dan tata karma kita, bukan kepiawaian dalam berbicara apalagi kepandaian kita.

Apabila seorang santri baik akhlaknya, maka nama pondoknya pun akan tetap baik. Namun apabila sebaliknya, maka nama pondoknya pun akan ikut tercemar di mata masyarakat. Walaupun berat, tetapi disitulah poin yang harus kita junjung tinggi. Karena seorang pencari ilmu harus mendahulukan akhlaknya yang mahmudah, bukan malah bangga dengan akhlaknya yang mazmumah.

Sering kali kita lihat banyak sekali santri yang malu memakai “perhiasannya”. Mengganti kopiahnya menjadi sebuah topi  yang keren menurutnya, mengganti pakaian takwa menjadi pakaian yang modis menurutnya dan mengganti sarung yang ribet dengan celana jeans yang nge-pres. Jauh sekali dari akhlak seorang santri!.

Namun tak jarang juga kita temukan santri yang begitu menjunjung tinggi akhlaknya. Mempertahankan identitasnya sebagai seorang santri, dengan kopiah, sarung dan baju takwanya. Dan berani mengatakan bahwa ini adalah aku, dan aku bangga menjadi seorang santri.

Lalu yang manakah kalian..??. Jawabannya, tanyakan pada hati kalian sendiri!.

0 Komentar